EVALUASI SIMPUS SEBAGAI GAMBARAN KESIAPAN DIGITALISASI DATA PADA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS PANDANWANGI

Berliannikita, Cinthya Mayang (2023) EVALUASI SIMPUS SEBAGAI GAMBARAN KESIAPAN DIGITALISASI DATA PADA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS PANDANWANGI. Diploma Tiga (D3) thesis, ITSK RS dr. Soepraoen.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (630kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (541kB)
[img]
Preview
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf

Download (878kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V- DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (733kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Seiring ditetapkannya Peratran Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, persiapan dan peralihan dari rekam medis konvensional menuju elektronik perlu dilakukan salah satunya dengan menilai kesiapan dari sistem elektronik yang telah dilaksanakan oleh Puskesmas Pandanwangi yaitu SIMPUS. Analisis PIECES digunakan dalam mengevaluasi aspek kinerja, informasi, ekonomi, kontrol, dan efisiensi dari penerapan SIMPUS sebagai gambaran kesiapan digitalisasi data pada penerapan rekam medis elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala unit rekam medis, staff unit rekam medis, dan staff unit rekam medis bagian pendaftaran. Sementara objek dalam penelitian ini adalah aplikasi SIMPUS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah SIMPUS Puskesmas pandanwangi mempercepat kinerja petugas. Akurasi dan ketersediaan data pada SIMPUS cukup baik dengan biaya perawatan dan pengadaan aplikasi yang rendah. Namun, fitur keamanan masih kurang dengan password dan username tidak rutin diganti dan mudah dilihat dan pencadangan data yang belum otomatis dengan minimnya pengawasan manajemen maupun dinas kesehatan. SIMPUS juga kurang efisien karena belum bisa terintegerasi dengan unit lain meskipun dari segi fitur sudah mencukupi kebutuhan. Dampak SIMPUS bagi pelayanan adalah memberi kepuasan pada staff dan mengurangi komplain pasien. Saran yang diusulkan adalah penting bagi Manajemen Puskesmas Pandanwangi merancang SOP SIMPUS dan mengadakan diklat tentang SIMPUS dan RME juga rutin melakukan pengawasan pelaksanaan SIMPUS. Fitur back up otomatis dan integerasi antar unit perlu segera ditambahkan. Pelaksana SIMPUS harus rutin mengganti password demi keamanan dan kerahasiaan data pasien.

Item Type: Thesis ( Diploma Tiga (D3))
Uncontrolled Keywords: Digitalisasi, Rekam medis
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Medical Records And Health Information Study Program
Depositing User: Anastasia Dhita S.IP
Date Deposited: 19 Jul 2024 02:32
Last Modified: 19 Jul 2024 02:32
URI: http://repository.itsk-soepraoen.ac.id/id/eprint/2441

Actions (login required)

View Item View Item